Cara Mengobati Darah Tinggi

Seorang pasien yang menderita tekanan darah tinggi kemungkinan besar bertanya kepada dokter seberapa banyak tekanan darah tinggi harus turun sebelum ia bisa berhentu khawatir, apakah ia dapat menghentikan pengobatan tekanan darah tinggi setelah tekana darah dinormalkan dan apakah ia harus meminum semua pil yang diresepkan dokter.

Tujuan dari pengobatan hipertensi adalah menurunkan tekanan darah terutama angka diastoliknya ke level yang sesuai dengan usia pasien. Pasien-pasien yang memiliki masalah saat ini biasanya menunjukkan kerusakan arterioklerosis pada suatu arteri atau lebih yang menuju organ vital. Menurunkan tekanan terlalu cepat dapat mengganggu aliran darak ke otak, menyebabkan vertigo dan penting, atau mengganggu aliran darah ke ginjal. Tetapi kebanyakan pasien berespons dengan baik terhadap penurunan tekanan jika dilakukan secara bertahap dan hati-hati selama periode beberapa minggu dan bukannya beberapa hari.

Dalam kasus serius dengan komplikasi arterioklerosis mayor di mana tekanan darah tidak dapat diturunkan ke level yang sesuai dengan usia pasien, biasanya tekanan darah diturunkan ke kisaran yang kurang berbahaya. Hipertensi yang tidak berespons terhadap pengobatan sama sekali sangat langka, suatu fakta yang bagi semua penderita ini seharusnya bisa sangat menghibur.

Tekanan darah tidak bisa kembali ke level normal tanpa pertolongan dari luar. Oleh karena itu, setiap interupsi pada pengobatan berarti kenaikan tekanan darah yang hampir seketika. Obat-obatan menjadi teman seumur hidup dalam memelihara level yang normal atau dapat diterima, seperti insulin dalam kasus diabetes atau kacamata bagi orang yang penglihatannya rabun. Bagaimanapun, minum pil secara teratur tidak terlihat sebagai suatu harga yang mahal untuk memperoleh kesempatan hidup yang hampir normal.

Jenis dan kuantitas obat yang diresepkan dalam pengobatan hipertensi berbeda dari satu pasien ke pasien lainnya. jika tekanan darah hanya cukup tinggi, dokter mungkin meresepkan satu jenis obat saja, sedangkan pada kasus hipertensi yang serius ia mungkin meresepkan suatu kombinasi obat-obatan. Pasien-pasien ini biasanya mempertanyakan baik jumlah pil yang diberikan kepada mereka dan efek samping yang mungkin berbahaya.

Obat anti hipertensi

Beberapa angka yang melemahkan semangat, menurut statistik di seluruh dunia, hanya sekitar 20% dari semua pengidap hipertensi yang telah didiagnosis meminum obat yang diresepkan bagi mereka. Dengan kata lain, 80% orang yang memiliki tekanan darah tinggi gagal memanfaatkan kesempatan untuk tetap sehat lebih lama.

Mungkin Anda termasuk di antara banyak orang yang menolak dan tidak mempercayai obat-obatan. Mungkin anda takut bahwa semua obat itu hanya akab lebih membahayakan alih-alih menguntungkan.

Jenis obat anti hipertensi yang biasanya diresepkan dokter dalam penggunaan jangka panjang atau jangka pendek untuk mengobati darah tinggi, seperti :

- Bloker kanal kalsium – seperti nifedipin, nicardipine, verapamil dan diltiazem yang bekerja dengan menghalangi aliran kalsium dalam otot-otot jantung dan pembuluh darah, menyebabkan pembuluh darah membesar.
- Beta-blocker – seperti propranolol, atenolol, nadolol, pindolol dan labetolol yang rileks jantung dengan menghalangi tindakan hormon seperti adrenalin dan noradrenalin yang membuat jantung memompa lebih keras.
- Vasodilator – seperti hydralazine dan minoxidil yang mengendurkan otot polos arteri, menyebabkan mereka untuk membesar dan dengan demikian mengurangi resistensi terhadap aliran darah.
- Angiotensin receptor blocker – seperti candesartan, irbesartan, telmisartan, eprosartan berperilaku dengan cara yang sama seperti ACE inhibitor.
- Angiotensin converting enzyme (ACE) inhibitor – seperti captopril, enalapril, perindopril, ramipril, quinapril dan lisinopril, yang memblokir aksi hormon angiotensin II, yang mempersempit pembuluh darah.
- Alpha-blocker – seperti prazosin yang juga menghambat efek adrenalin dan noradrenalin pada pembuluh darah, santai dan dilatasi mereka.

Posted in Cara Mengobati Darah Tinggi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengukur Tekanan Darah Sendiri

Cara mengetahui tekanan darah tinggi bisa Anda lakukan dengan cara mengukur tekanan darah sendiri. Metode mengukur tekanan darah baik oleh dokter maupun oleh pasien, belum pernah berubah pada awal abad ke-20. Ini masih merupakan salah satu prosedur yang masih bisa diandalkan dan paling sederhana untuk mennetukan kadar tekanan darah dalam arteri.

Cara mengukur tekanan darah sendiri dengan cara kerja yang demikian suatu manset yang dapat ditiup dihubungkan dengan pengukur tekanan atau manometer dan dilingkarkan pada lengan diatas siku. Dengan memompakan udara ke gelang itu menggunakan suatu bola karet, tekanan udara pada titik tertentu akan menghentikan aliran darah yang melalui arteri utama pada lengan.

Tekanan ini kemudian dicatat pada manometer. Untuk memastikan bahwa sirkulasi arteri telah terputus, tekanan dinaikkan lagi sebesar 10-20 mm Hg. Sebuah stetoskop kemudian diletakkan pada lekukan siku untuk mendapatkan suara denyut ketika tekanan ydara dilepaskan. Segera setelah tekanan udara turun ke bawah tekanan sistolik, yaitu tekanan puncak dari denyut, suara ketuka tumpul yang dihasilkan oleh darah yang didorong melalui arteri yang tadinya disempitkan dengan setiap detakan jantung dapat terdengar melalui ststoskop.

Ketika tekanan udara terus dikendurkan, suara ritmis menghilang pada saat tekanan udara jatuh dibawah tekanan diastolik yaitu ketika denyut spasmodik menghilang bahkan pada titik tekanan terendahnya. Angka pada manometer pada titik menghilang ini memberikan angka tekanan diastolik.

Cara mengukur tekanan darah sendiri harus belajar dengan menandai kesalahan yang mungkin terjadi pada tekniknya dan cara mendapatan suatu pengukuran yang akurat yang dapat digunakan dokternya.

Ia harus mengukur rekanan darahnya dua kali sehari, pada waktu yang sama, pada lengan yang sama (kiri atau kanan), ketka berbaring (duduk), dan berdiri. Lengan harus bebas dan tidak terikat (misalnya tidak ada lengan baju yang digulung). Siku harus berada pada level yang sama dengan jantung.

Manset harus dipompa dan stetoskop ditempatkan pada arteri yang terletak pada suatu garis dibawah dalam lengan atas sampai ke tengah lekuk siku. Banyak orang karena alasan yang tidak diketahui memiliki zona diam yang disebut dengan jurang auskultori antara tekanan sistolik dan diastolik dimana tidak ada denyut yang dapat didengarkan oleh stetoskop, maka tekanan udara pada manset harus dipompakan ke atas tekanan sistolik,

Pasien harus mencatat tekanan harian bersama dengan obat yang diminum dan aktivitasnya sepanjang hari. Spigmomanometer atau alat yang diunakan untuk mengukur tekanan darah tinggi sendiri dirumah harus merupakan peralatan yang standar dan sudah disetujui dan diperiksa akurasinya setidaknya sekali setiap dua tahun.

Posted in Cara Mengobati Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi termasuk penyakit dengan angka kejadian (prevalensi) yang cukup tinggi, dan dikaitkan dengan kematian dari hampir 14 ribu pria di Amerika setiap tahunnya. Tanpa pengobatan, hipertensi ikut berperan dalam kematian ribuan orang lain karena penyakit lainnya yang timbul karena hipertensi dan cukup berbahaya seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung dan gagal ginjal terminal.

Gejala hipertensi yang terjadi pada seseorang berbeda satu dengan yang lainnya, umumnya gejala hipertensi ini adalah gejala umum dari gejala penyakit lainnya, seperti :

- Sakit kepala
- Jantung berdebar-debar
- Sulit bernapas setelah bekerja atau mengangkat beban berat
- Mudah lelah
- Mudah emosi

Obat Tradisional Darah Tinggi

1. Ramuan Pertama

Bahan-Bahan :

- 60 gram daun kumis kucing segar
- 30 gram pegagan segar
- 60 gram akar alang-alang segar

Cara Pemakaian :

- Semua bahan di cuci bersih
- Lalu rebus dalam 800cc air hingga tersisa setengahnya
- Kemudian saring dan minum
- Lakukan 2 kali sehari masing-masing 200cc

2. Ramuan Kedua

Bahan-Bahan :

- 5 lembar daun alpukat
- 60 gram rambut jagung

Cara Pemakaian :

- Cuci bersih semua bahan
- Kemudian rebus dalam 600cc air hingga tersisa 300cc
- Lalu saring dan minum
- Lakukan 2 kali sehari masing-masing 150cc

Posted in Cara Mengobati Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Alami Tekanan Darah Tinggi

Penyakit hipertensi atau darah tinggi ini umumnya disebabkan oleh tekanan darah yang meningkat dan tidak dapat dikendalikan. Hipertensi yang disebabkan oleh banyak faktor penyebab memiliki faktor risiko yang fatal terhadap suatu gangguan penyakit lainnya, seperti stroke akibat kerusakan pad aotak, diabetes mellitus, jantung dan penyempitan pembuluh darah di arteri.

Berikut ini ada beberapa faktor penyebab dari hipertensi

1. Faktor keturunan atau genetik
2. Usia
3. Garam
4. Kolesterol
5. Obesitas / Kegemukan
6. Stres
7. Rokok
8. Kafein
9. Alkohol
10. Kurang Olahraga

Obat Alami Tekanan Darah Rendah

Mengobati hipertensi tidaklah sulit, untuk mengobati hipertensi ini tidak selalu dengan jalan medis, karena hipertensi masih dapat ditolong dengan menggunakan obat herbal yang berasal dari tanaman herbal yang memiliki khasiat dan manfaat yang baik bagi tubuh dan mengobati berbagai macam keluhan penyakit.

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- 1 buah labu siam ukuran sedang
- 2 buah mentimun ukuran sedang

Cara Pemakaian :

- Semua bahan di cuci bersih, lalu potong-potong
- Kemudian di buat jus
- Minum 2 kali sehari

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 2 belimbing manis matang

Cara Pemakaian :

- Cuci bersih belimbing lalu dibuat jus
- Kemudian minum airnya
- Lakukan 2 kali sehari

Posted in Cara Mengobati Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Herbal Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi karena tekanan darah yang berlebihan terhadap dinding arteri. Jika kondisi ini berjalan terus mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah dan kekurangan aliran darah ke jaringan tubuh. Kondisi demikian mengakibatkan kerusakan jaringan jantung, ginjal, otak dan mata. Seseorang dikatakan menderita hipertensi jika nilai tekanan darah sistoliknya di atas 140 mmHg dan diastoliknya di atas 90 mmHg.

Penyebab Darah Tinggi

Sekitar 90-95% penderita hipertensi tidak diketahui pasti penyebabnya. Kondisi ini disebut hipertensi esensial. Hipertensi yang diketahui penyebabnya disebut hipertensi sekunder, antara lain disebabkan oleh penyakit pembuluh darah ginjal, pemakaian obat, atau kelainan endokrin. Sekitar 5-10% penderita masuk kategori hipertensi sekunder.

Gejala dan Tanda-Tanda Darah Tinggi

Hipertensi jarang menunjukkan gejala, kadang seseorang baru mengetahui menderita hipertensi sewaktu diukur tekanan darahnya. Namun secara umum, penderita mengalami gejala seperti, sakit kepala, pusing, perasaan berputar serasa ingin jatuh, jantung berdebar, rasa pegal pada tengkuk, nyeri pada dada dan bahu kiri, serta telinga berdenging.

Pencegahan

1. Batasi pemakaian garam dan makanan yang diasinkan

2. Hindari daging kambing, durian, minuman alkohol, kopi, rokok dan makanan berlemak

3. Turunkan berat badan jika berlebihan, hindari stres dan coba hidup lebih santai

Obat Herbal Darah Tinggi

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- 100 gram seledri

Cara Pemakaian :

- Seledri di cuci bersih
- Lalu blender dengan menambahkan 150cc air
- Saring dan minum
- Lakukan 2 kali sehari

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 3 buah mengkudu matang

Cara Pemakaian :

- Mengkudu di cuci bersih
- Lalu blender dan saring airnya
- Minum 3 kali sehari

Posted in Cara Mengobati Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment